Category: Solusi


Adalah sebuah pedoman kehidupan yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadits Rosululloh SAW yang shahih, baik melalui perkataan, perbuatan dan segala perbuatan Sahabatnya yang dibiarkan oleh Nabi SAW.

Pedoman ini selanjutnya mengikat bagi seluruh warga Muhammadiyah pada khususnya. Dan bagi warga Muhammadiyah yang menjalankan pedoman ini tidak perlu diragukan karena sumbernya jelas dan berdasar.

Didalamnya terkandung aturan-aturan dasar seperti aqidah islamiyah, cara pandang gerakan Muhammadiyah terhadap kehidupan hingga aspek-aspek kehidupan pribadi juga dibahas didalam buku PHIWM ini.

Beberapa aspek yang diatur di dalam buku ini meliputi beberapa aspek yaitu :

  • Pribadi
  • Keluarga
  • Organisasi
  • Mengelola AUM
  • Bermasyarakat
  • Memahami Perkembangan IPTEK
  • Bermuamalah
phiwm

PEDOMAN Hidup Islami Warga Muhammadiyah

 Bila didefinisikan sebagai berikut penjabarannya :

  • Pribadi

Bagaimana pedoman ini menjadikan pribadi umat yang beraqidah islamiyah kuat, tanpa TBC, mampu beramar ma’ruf nahi munkar (semampunya) dan memiliki semangat ibda’ bi nafsi’ dalam membuat perubahan-perubahan yang baik bagi lingkungan sekitar khususnya pada masyarakat luas pada khususnya.

  • Keluarga

Kita tahu keluarga sebagai organisasi terkecil dalam kehidupan, oleh karenanya, pedoman ini merangsang keluarga-keluarga muslim muhammadiyah sebagai ladang pengkaderan awal bagi seluruh anggota keluarganya, tentang aqidah islam, amaliah yang sesuai dengan pemikiran-pemikiran Muhammadiyah, tentunya bersumberkan Qur’an, Sunnah yang Shahih dan Matan ataupun Putusan Tarjih Muhammadiyah sebagai ijtihad terakhir Keluarga Muslim.

  • Organisasi

PHIWM Membingkai organisasi yang terbentuk itu harus bermuara untuk mencari Ridho Alloh SWT melalui usaha memajukan umat, sehingga organisasi yang ada tidak kehilangan tujuan utamanya sebagai wadah aspirasi umat yang berkemajuan dalam naungan islam yang madani.

  • Mengelola AUM

Dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) juga diatur dalam pedoman ini seperti bagaimana amal usaha itu tidak murni profit oriented, AUM sebagai ladang beramal anggotanya, dan sebagian hasil labanya harus tersalurkan untuk kepentingan umat, dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

  • Bermasyarakat

Warga Muhammadiyah harus menjadi pelopor masyarakat yang madani. Sehingga adanya pedoman ini mampu mempertahankan jiwa fundamentalisme aqidah melalui pemikiran-pemikiran islam kontemporer dan berkemajuan ditengah arus perkembangan zaman yang semakin edan ini.

Dalam bermasyarakat juga harus ada norma-norma yang mengatur agar terjadi keamanan dan keharmonisan ditengah-tengah masyarakat. Bagi umat muslim, agamalah sebagai jalan hidup (aturan) bermasyarakatnya. Seperti bagaimana cara bergaul dengan sesama muslim dan non muslim yang dimana jangan sampai mengatasnamakan pertemanan menyebabkan batalnya syahadat muslim tersebut seperti, bersedia mengikuti perayaan Hari Besar Umat Non Muslim yang ada.

  • Memahami Perkembangan IPTEK

Disini berbicara bagaimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) harus selaras dengan ilmu Agama, oleh karenanya pedoman ini mencoba menginterkoneksi dan mengintegrasikan kembali rahim ilmu pengetahuan itu sendiri yang berasal dari Al Qur’an dan Sunnah/ Hadist Nabi Muhammad yang Sahih. Sehingga tujuan ilmu pengetahuan itu untuk menyadarkan akan Kemahabesaran Alloh SWT.

  • Bermuamalah

Berbisnis bukan berbicara untung dan rugi namun juga adalah jangan sampai seorang muslim itu berbuat curang dalam melakukan bisnis/ jual beli. Karena seyogyanya yang dicari oleh kalangan pembisnis muslim itu adalah keberkahan sebelum nominal, dan bukan sebaliknya.

Sehingga, pedoman ini sangatlah menguntungkan bagi pembisnis itu sendiri bila dijalankan akan mendapatkan keberkahan dalam usahanya mencari sebagian rezeki Alloh melalui dunia bisnis dan juga menguntungkan bagi pembeli bila semua pembisnis itu tidak curang alias jujur, singkatnya muamalah warga Muhammadiyah (yang menjalankan PHIWM ini karena Alloh) Insya Alloh menguntungkan kedua belah pihak.

Iklan

Bener-bener hancur iman abang dek lihat inih 🙂

Musik ini menenangkanku disaat menghabiskan jatah gagal 😀

My prosa

🙂

Visual Iklan : Bahasa Komunikasi : Canda Kreatif

Waktu menunjukkan pukul 03.30, menanti subuh datang. Hmmm… menjelang subuh adalah waktu dimana sang Khalik menunggu kita didepan pintunya, karena subuh adalah waktu para ksatria bumi bergerak memegang janji untuk mengolah ciptaan Sang Khalik. Dalam renungan menjelang subuh sering kita terpuruk mengingat masa lalu ataupun membuat rencana menghadapi keesokan hari.Tetapi ketika subuh kita sering terlupakan atas pengingatan kita ketika menjelang subuh. Di rumahku ketika menjelang subuh, aku melihat banyak sepeda mulai beriringan menuju pasar, sepertinya mereka santai dalam berperilaku. Dua tiga empat sepeda beriringan dan mereka saling bercakap diatas sepeda membicarakan aktivitas yang nantinya akan mereka lakukan, mereka bercerita dari harga cabe yang melangit hingga Gayus yang super dupper kaya……dan tidak mungkin mereka mencapai seperti itu…

Lihat pos aslinya 248 kata lagi

Taqwa

“Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah.
Tentu diadakan-Nya jalan keluar baginya,
dan memberi rezeki dari “pintu” yang tak diduga-duga olehnya,
:barang siapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mecukupkan kebutuhannya,
( QS. Ath-Tholaq:2)

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam berdoa dalam shalatnya

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al- Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan hutang.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Beberapa Keutamaan Sedekah

Allah berfirman,

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

Infakkanlah sebagian dari apa yang Aku berikan kepada kalian, sebelum kematian mendatangi kalian, kemudian dia meng-iba: “Ya Rab, andai Engkau menunda ajalku sedikit saja, agar aku bisa bersedekah dan aku menjadi orang shaleh.”
(QS. Al-Munafiqun: 10).

a. Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صدقة السر تطفىء غضب الرب
“Sedekah dengan rahasia bisa memadamkan murka Allah”
(Shahih At-Targhib, 888)

b. Dari Ka’b bin Ujrah radhiyallahu ‘anhu,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
والصدقة تطفىء الخطيئة كما يطفىء الماء النار
Sedekah bisa memadamkan dosa, sebagaimana air bisa memadamkan api. (Shahih At-Targhib, 866)

c. Dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إن الصدقة لتطفئ عن أهلها حر القبور وإنما يستظل المؤمن يوم القيامة في ظل صدقته
“Sesungguhnya sedekah akan memadamkan panas kubur bagi pelakunya. Sungguh pada hari kiamat, seorang mukmin akan berlindung di bawah naungan sedekahnya.”
(Silsilah As-Shahihah, 3484).

d.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah tidak akan mengurangi harta”
(HR. Muslim)

e. Dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
ذكر لي أن الأعمال تباهي، فتقول الصدقة: أنا أفضلكم
“Diceritakan kepadaku bahwa semua amal akan saling dibanggakan. Kemudian amal sedekah mengatakan:
‘Saya yang paling utama diantara kalian'”
(Shahih At-Targhib)

Insya Allah.
Dapat menambah pengetahuan dan ibadah Kita.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat
Mari terus berbagi KEBAIKAN

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
salam sejahtera untuk kita semua..semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan barokah Nya kepada kita semua..aamiin2 Ya Robbalalaamiin.

Allah SWT berfirman
“Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh Maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, Maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hambaNya”.
(QS. Fushilat [41]: 46)

Dalam hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR. at-Tirmidzi)

sabda Rasululloh saw :
” Segala penyakit tentu ada obatnya,
Jika Allah menciptakan suatu penyakit,
maka DIA pun tentu menciptakan obatnya “.

4 Malaikat Yang Menjaga Orang Ketika Sakit

sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan pada manusia.
Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit. Tapi dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik kondisi itu.
Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya. Sakit, dalam bentuknya yang lain, itu harus disyukuri karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.
Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”
Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

Baca lebih lanjut

Dia, telah menjadikan facebook sebagai tipu daya, dia membuat manusia bergantung kepada selain Tuhan Sang Maha Segalanya.

Dia adalah orang Yahudi. Sekumpulan orang yang memang telah dianugerahi kecerdasan rata-rata oleh Tuhan. Kecerdasan itulah membuat mereka Sangat mudah untuk membuat rencana-rencana besar bagi dunia, mengontrol dunia, propaganda, membuat aturan-aturan yang fana dan segala hal yang bertentangan dengan kebenaran yang haq, kebenaran yang datang dari Tuhan Yang Kuasa Atas Segalanya.

Kepada anakmuda yang sedang kasmaran, menjalin hubungan, hati-hati….sadar sadar, atau mungkin yang sedang membangun sebuah keluarga, sebaiknya segala sesuatunya sewajarnya…terlebih anakmuda, karna masa ini semua terasa berlebihan, percaya berlebihan, suka, cinta, galau, senang berlebihan …serba lebih.

Apa yang sewajarnya saja? “Berharap kepada manusia itu sendiri” karna bila tidak kekecewaan akibat berharap sepenuhnya kepada manusia itu akan memenuhi dinding-dinding virtual yahudi bila kita semua tidak sadar akan bahayanya. Karna di era saat ini, jarang sekali yang tidak memiliki akun facebook, lebih lagi kurang bijaknya dalam berinteraksi bisa saja merugikan diri sendiri. berapa banyak teman kita, atau saudara kita yang tersandung masalah karena memberikan informasi yang privasi terhadap publik di facebook? di culik karena terlihat glamour, dicuri, ditipu dan segala tindak kejahatan yang pasti dari kita semua tidak pernah menginginkannya.

Kekasih, sahabat, atau teman kita, mereka hanyalah seorang manusia dan manusia sering berbuat kesalahan dan lupa. Mereka bisa berubah menjadi baik ataupun buruk setiap waktu, bisa menipu, bisa mencuri ataupun bisa berkhianat. Di era teknologi informasi seperti saat ini, tidaklah mudah ketika sosial media sudah menjadi bagian hidup dari balita sampai tua (karna banyak poto balita yang melalang buana menghiasi dinding-dinding facebook, foto-foto reunian para sesepuh yaa dan lain sebagainya).

keberadaannya tidak bisa dengan mudah untuk kita hindari bahkan memusnahkannya, namun bila sudah digunakan dengan cara yang tidak baik, antara manfaat dan kecelakaannya lebih besar. Status-status yang tidak seharusnya diketahui banyak orang, gambar-gambar yang mengundang kecemburuan sosial apapun itu memamerkan harta, ataupun yang lain-lainya dewasa kini menjadi hal biasa dan wajar. “Sebisa mungkin” kita semua harus lebih bisa memberikan ruang privasi itu kepada tempat yang pas, yaitu Tuhan. Berdoa, bermunajatlah kepada Tuhan yang memiliki wewenang atas semua kegelisahan yang ada, kekecewaan yang ada, kepedihan yang ada, keterpurukan yang ada, Tuhan Maha Kasih dan Sayang, Tuhan mendengarkan segala permintaan kita dan mengabulkan melalui cara-Nya

Well, tanpa facebook kita semua bisa lega walau dalam keadaan yang serba tidak sesuai harapan dan rencana. jadi kesimpulannya bolehlah berharap kepada manusia selagi sewajarnya dan jadikan Tuhan sebagai tempat bergantung :’) . Yang menulis belum tentu mampu melaksanakannya, hanya semangat fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan yang bisa diutarakan,…… yang menulis maupun yang membaca sama-sama beruntung, tapi yang paling beruntung adalah yang bisa melaksanakannya.

ya, akhirnya apakah facebook 2014 akan sama keadaannya dengan 2013 atau lebih buruk? kita lihat saja :’) wallahua’lam