Modal Bikin Usaha Itu Allah Bukan Uang
Bagi mereka yang usahanya sukses karena punya ilmu marketing itu biasa, sukses karena
punya modal awal yang besar itu biasa, yang lebih hebatnya lagi bila tidak punya apa-apa,
ilmu bisnis ndak punya, uang ndak punya, relasipun ndak ada, hanya modal dengkul tapi bisa
sukses. Nah, ini yang disebut modal dengkul, tapi jangan disalah artikan sebagai modal nekat,
tapi sebagai modal awal yang insyaAllah membuat calon usaha yang akan dijalani
berkembang pesat. Yakni modal dengkul untuk bersujud.


Bermodalkan dengkul disertai keyakinan bahwa Allah-lah yang memiliki kunci semua
perbendaharaan di alam semesta ini, maka modal usaha paling utama telah dimiliki bagi
calon pengusaha-pengusaha yang mau merintis usahanya ataupun bagi yang sudah berjalan
usahanya namun belum tahu ilmu dengkul ini.


Namun, untuk membuka sebuah usaha seringkali uang menjadi modal awal sebagai cikal
bakalnya. Ada yang cari hutangan, bahkan gadein barang berharga untuk nge-dapetin uang.
Padahal kalau tahu ilmunya, sangat mudah nge-dapetin modal yang lebih syar’i.


Lewat sholat, do’a, sedekah dan amalan-amalan yang dituntunkan Rasullulah SAW, bisa
menjadi sebab datangnya Allah dalam urusan usaha yang akan dijalani. Bila Allah sudah ikut
campur dalam urusan kita, maka Allah-lah yang akan menjadi wakil perusahaan yang akan
dibangun, bagaimana modalnya, marketingnya, sounding brand-nya, hingga semua urusanurusan
yang dibutuhkan di dalamnya menjadi beres.


Sebelum ikhtiar sholat dulu, sehabis ikhtiar sholat lagi sampai usaha kita beranak pinak terus
berharap kepada Allah. Minta modal usahanya sama Allah, minta diramein pelanggannya
juga sama Allah, minta dibarokahin hasil usahanya juga sama Allah. Bila sudah begini, usaha
akan menjadi berkah, bermanfaat bagi pemilik maupun karyawan dan pembeli, karena
semuanya melibatkan Allah sebagai satu-satunya dzat Yang Maha Memberi Rezeki. Allah
dulu, Allah lagi, Allah terus.


Tanpa Kehendak Allah, uang, tanah, kendaraan, relasi, ilmu marketing tidak memberikan
keajaiban, tapi kalau Allah gudangnya keajaiban. Allah yang akan mengatur semua urusaqn
bisnis kita, bagaimana kita dapat modal, bagaimana pelanggan akan mendatangi usaha yang
akan kita tawarkan, kalau calon pengusaha menyerahkan proposal usahanya ke Allah dulu.
Sebagaimana janji Allah di dalam Al Qur’an surat Ali Imron ayat 173, bahwa Allah akan
menjadi wakil orang mukmin, Hasbunallah wani’mal wakil (Cukuplah Allah sebagai
penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik tempat bersandar).


Jadi dengan Allah semuanya sudah cukup, karena pengusaha yang beriman akan bersandar
sepenuhnya, mengembalikan semua urusannya kepadaNya dan tidak menjadikan modal uang
sebagai wakil bagi usaha yang akan dirintis.


Dahulukan Allah Kalau Ingin Sukses


Dalam menjalankan usaha memang realistis, semuanya memang butuh modal namun diposisi awal sebelum kita melangkah alangkah baiknya kalau dari titik nol berharap hanya ke Allah bukan ke yang lain. Biar Allah yang mengatur kebutuhan kita dan juga menyelamatkan dari sifat syirik karena telah menyandingkan Allah dengan benda-benda yang tak memberikan keberuntungan sedikitpun, Lalu jangan buru-buru dateng ke relasi bisnis, dateng ke agensi pemasaran, atau malah dateng ke paranormal untuk memperlancar usaha yang akan kita geluti, na’udzubillah min dzalik.


Momen bulan ramadhan ini sangat tepat untuk memulai minta izin-Nya Allah menjadikan kita pengusaha, terus berdo’a, beramal shaleh, karna pada bulan ini Allah benar-benar membuka pintu-pintu rahmatnya dan do’a-do’a yang dipanjatkan sangatlah mustajabah.


Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, mulai dari titik nol sampai kelak menjadi berisi, jangan sampai Allah dulu yang mengingatkan untuk kita bersedekah, tetapi kita sudah niat dari awal sebelum usaha dirintis untuk menyedekahkan hasil usaha kita agar rezeki yang dititipkan lebih berlipat ganda keberkahannya, dan insyaallah, usaha yang dijalani akan membawa ketenangan dan kemanfaatan.


Setelah kita sudah dapat Allah, langkah berikutnya yakin akan kekuasaaNya serta terus belajar berikhtiar untuk menjalani usaha kita, karena do’a yang cepat diijabahi adalah do’a dan action.


Akhirul kalam, mengapa kita harus menjadi pengusaha adalah selain profit oriented juga masalah bagaimana ending usaha yang akan kita kembangkan bisa bermanfaat bagi umat manusia, dengan menjadi perantara rezeki Allah bagi saudara-saudara kita yang lainnya. Dengan melihat perekonomian bangsa ini yang masih carut marut, mari membuka lapangan pekerjaan, agar ikhtiar ini dapat membantu membangun peradaban Indonesia yang lebih baik dan kuat mulai hari ini, mulai saat ini. 

Salam Sukses.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk umat manusia yang lainnya”