halo halo…..
apa kabar….

Menurut survey pribadi ada beberapa alasan mengapa orang rajin berkicau (nge-tweet). Dari beberapa kasus, peneliti membentangkan jawaban – jawaban yang ada dengan besertakan opini pribadi ane hahaahah, ..cekidoooot

a. karna paketan smartphonenya,kan rugi kalau gak dimanfaatkan😐 …ya ya ya

b. karna sudah banyak followernya,  hmm setelah dipikir2 emang begitu, coba kalau gak ada followernya…bikin males, ada sih follower tapi berkepala telor -,-

c. gebetannya aktif di jejaring sosial, mungkin sih, gak pengalaman >_< ehehehe….buat ngamanin posisi ya? biar g direbut orang ya? biar apa ya? iya

d. pengangguran, waaaahahaha ini ..ini yang gak ane suka, nulisnya aja kepaksa ini …………….samaaa woe (nada lirih) “sama kayak guaaa”..useless *pura-pura mati*

e. pengen aja, ..whatt’s??? gak ada yang lebih niat gitu jawabnya?

f. bosan dengan sosmed yang ada, ya, bisa jadi karena mungkin sudah lelah dengan muka buku pindah halauan ke kicauan, bagus itu baru move on ..iyo bagoooossssse dewe :

wahaa…ente ente pade masuk yang mane nih? jangan bilang semua..wahahaha bisa kena sindrom kerajingan akut terhadap sosmed :p

Gambar

sekedar saran aja nih, era komunikasi kayak gini kita semua harus berusaha bijak dalam penggunaan sosial media. Gak semua keterbukaan itu baik kog, karna beberapa privasi yang memerlukan ruang tersendiri, jadi bukan untuk di kicaukan di dunia semu, lebih baik disalurkan melalui Do’a, karena curhatan kalian kepada-Nya itu membuat privasimu jauh lebih privasi dan juga melegakan🙂