Apa itu tari pogo
Yaitu ciri khas anak punk yang terkesan anarki, urakan yang kerap menimbulkan keributan. Hentakan kepala serta gerakan tangan, kaki yang onar dari tarian tersebut kerap membahayakan bagi orang di sekitarnya.
Siapa subyek dari pelaku tarian tersebut
Anak muda dan dewasa yang terkumpul dalam sebuah perkumpulaan yang bisa disebut sebagai komunitas “punk”.

 
Mengapa ada tarian tersebut
Selanjutnya faktor sosial mengapa muncul fenoena tersebut muncul salah satunya adalah disebabkan tarian tersebut dijadikan sebagai wujud identitas sebuah kelompok sosial (anak punk) yang digunakan sebagai media untuk mengkomunikasikan keberadaan anak punk melalui ciri khas tarian mereka yaitu tari pogo.
Kapan tarian itu berlangsung
Yaitu ketika suasana yang menimbulkan keinginan menari tarian punk kaum anak muda (khususnya) itu muncul. Disini saya meneliti ketika saat konser musik berlansung dengan irama yang menghentak sering menimbulkan keinginan untuk memulai ritual tarian pogo dan serta mertal-ah sekelompok punk itu beraksi.
Bagaimana model tarian tersebut
Mereka membuat sebuah lingkaran yang dimana mereka saling berpegangan tangan bergerak memutar dengan hanya menggerakkan kaki dan sesekali keluar dari kelompok untuk berbuat anarki melalui rutinitas tarian tersebut.
Berdesak-desakkan dan beradu kekuatan fisik siapa yang kuat dia menang dan yang lemah dia akan terjatuh.
Sekarang masalah yang timbul adalah dengan adanya tarian yang diperagakan kaum punk ketika beraksi di sebuah konser yang sedang berlangsung adalah sering timbulnya kericuhan dan tidak sedikit sebagian mereka hari menghilangkan kesadaran mereka ketika akan melangsungkan tarian tersebut karena butuh mental yang super ketika mereka (punk) yang sendiri tidak bersama komunitasnya melakukan tarian tersebut di depan penonton konser yang ada.
Sering acara konser terpaksa diberhentikan karena tidak sedikit menimbulkan korban berjatuhan ketika konser berlangsung karena fenomena tarian tersebut.Misalnya saja dengan kejadian tersebut dari pihak EO mengalami kerugian serta kekecewaan penonton konser yang ingin melihat aksi panggung band kesayangan mereka yang sempat diberhentikan atau mungkin bisa di anggap selesai oleh aparat keamanan yang menjaga ketertiban karena dianggap tidak layak lagi bila diteruskan konser itu.Karena tidak sedikit juga aparat keamanan yang kualahan memberikan keamaan terhadap penonton konser atas akibat tarian tersebut.
Selain itu akan mempunyai dampak lain, seperti adanya anak muda yang lain bergabung mengikuti alunan tarian yang ini pada kasusnya mempunyai postur tubuh yang kecil, karena mereka yang hanyut dala  tarian tersebut bukan hanya kelompok anak punk saja, ketika dia jatuh akibat berjubelnya dan saling berdesak-desakannya misalnya mungkin tidak akan ditolong malah akan dibiarkan dan nyawapun menjadi taruhannya.